China Gold-Demand to Double This Decade – WGC

Wednesday, March 31, 2010

Today, the World Gold Council issued a report predicting that Chinese gold-demand would double over the next ten years. There is nothing particularly surprising in this news. Indeed, I consider this an extremely conservative prediction. I would expect China's gold-demand to double in no more than half that amount of time.

Consider this: we have the world's largest population (20% of the entire world), with rapidly rising incomes. In contrast, North America and Europe, whose own development-spurt drove the world economy for 50 years following World War II, comprise only about 10% of the world's population – half the size of the Chinese bloc.

Menduga Sisa Nilai Uang Kertas Dengan Teori Peluruhan…

Para scientist telah lama menggunakan teori peluruhan eksponensial (exponential decay theory) untuk menduga usia benda-benda purbakala, fosil dan lain sebagainya. Konsep yang mudah untuk dipahami bersamaan dengan teori ini adalah adanya konsep waktu paruh (half-life), yaitu waktu yang diperlukan materi subjek peluruhan eksponensial untuk menjadi tinggal separuhnya dari materi semula.

Apabila teori ini berlaku untuk benda-benda yang ada di alam, apakah teori ini juga berlaku untuk kreasi manusia modern yang namanya uang kertas ?. Well, setahu saya belum ada yang membuat studi ilmiah tentang hal ini – namun dengan melihat statistik harga emas dunia dalam berbagai mata uang kertas selama 40 tahun terakhir – saya menduga bisa jadi teori peluruhan eksponensial ini juga berlaku untuk uang kertas.

Di Kalumpang, Ada Emas 2.500 Ton

Saturday, March 27, 2010

MAMUJU, KOMPAS.com - Wilayah Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat  menyimpan potensi emas dengan kandungan emas mencapai 2.500 ton.  Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Mamuju, Andi Sukri Tammalele, di Mamuju, Jumat (26/3/2010).

Menurutnya, potensi emas di wilayah Kalumpang sekitar 192 kilometer dari kota Mamuju itu kini telah dilirik oleh dua perusahaan yang telah melakukan tahap eksplorasi tambang emas.  "Saat ini ada dua perusahaan sedang melakukan tahap eksplorasi tambang emas, salah satunya adalah perusahaan dari Jakarta yakni PT Dibia," tuturnya.

Bila Dinar Dan Dirham Dipergunakan Sebagai Alat Transaksi…

Dari Aiman r.a berkata : “Saya masuk ke rumah Aisyah, di situ ada baju perempuan yang terbuat dari benang seharga lima Dirham. Kata Aisyah: “Lihatlah sahaya perempuanku, perhatikanlah dia !, dia merasa megah karena memakai pakaian itu dalam rumah. Saya pernah memakai baju itu pada masa Rasulullah SAW. Setiap wanita yang ingin berdandan di Madinah, selalu mengirimkan utusannya kepadaku buat meminjamnya”. (Shahih Bukhari, Kitab 47, Hadits no 796)

Diriwayatkan dari ‘Urwa : “Bahwa Nabi memberinya satu Dinar untuk membeli domba untuk beliau. ‘Urwa membeli dua ekor domba untuk beliau dengan uang tersebut. Kemudian dia menjual satu ekor domba seharga satu Dinar, dan membawa satu Dinar tersebut bersama satu ekor dombanya kepada Nabi. Atas dasar ini Nabi berdoa kepada Allah untuk memberkahi transaksi ‘Urwa. Sehingga ‘Urwa selalu memperoleh keuntungan (dari setiap perdagangannya) – bahkan seandainya dia membeli debu”. (Di riwayat lain) ‘Urwa berkata : “Saya mendengar Rasulullah SAW berkata, “Selalu ada kebaikan pada kuda sampai hari kiamat””. (Periwayat lainnya lagi menambahkan “saya melihat 70 ekor kuda di rumah ‘Urwa.”) ( Sufyan berkata, “Nabi menyuruh ‘Urwa untuk membeli domba untuk beliau sebagai hewan qurban”.) (Shahih Bukhari, Kitab 56, Hadits No 836).

Efek US Healthcare Reform dan Krisis Yunani Pada Massa Depan Harga Emas…

Thursday, March 25, 2010

Harga emas dunia bergerak tidak menentu dan menjadi semakin sulit diprediksi untuk sementara ini. Faktor-faktor penggerak harga-nya begitu banyak, sehingga gejolak jangka pendeknya menjadi significant.

Faktor dalam negeri Amerika yang berpengaruh langsung pada harga emas dunia (US$/Oz) antara lain adalah kemenangan Presiden Obama untuk meng-goal-kan reformasi pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu agenda utama ketika dia mencalonkan diri sebagai presiden negeri itu.

Euro : Uang Fiat Modern Yang Bisa Jadi Tidak Berusia Panjang…

Tuesday, March 23, 2010

Meskipun kelahirannya menghebohkan dunia dan sempat menjadi harapan bangsa-bangsa di dunia untuk menjadi alternative reserve currency, Euro yang ibarat usia manusia sekarang baru memasuki usia ABG – ternyata tidak tumbuh sehat. Bahkan menurut investor legendaris Jim Rogers dalam siaran televisi business terkemuka CNBC pekan lalu menyatakan bahwa usia Euro paling-paling hanya bisa bertahan sekitar 15 tahun lagi dari sekarang.

Jadi kalau dihitung sejak kelahirannya mulai digunakan resmi sebagai unit of account 1 Januari 1999 – dan jika prediksi Jim Rogers benar berarti usia Euro secara keseluruhan tidak akan lebih dari 30 tahun saja.

Dunia Akan Membutuhkan Uang Baru Atau System Barter Yang Canggih …

Saturday, March 20, 2010

Dalam tulisan saya awal pekan ini tentang bagaimana kita bisa mengalahkan inflasi, saya telah memberi gambaran betapa daya beli umat manusia di di seluruh dunia tergerus oleh inflasi yang tidak bisa dikendalikan oleh pemerintahan negerinya masing-masing.

Kalau ada yang masih berpikir bahwa ada uang kertas dunia yang bertahan daya belinya, maka perhatikanlah kinerja uang kertas-uang kertas yang selama ini dipandang kuat di dunia seperti grafik disamping. Daya beli terhadap emas untuk Rupiah misalnya tinggal 20% selama 10 tahun terakhir, bila di awal tahun 2000 Anda bisa membeli emas seberat 1 gram seharga Rp 66,000,- maka kini dengan uang yang sama Anda hanya bisa membeli 0.2 gram emas karena per gramnya kini telah menjadi Rp 330,000,-.

Gold is money

Friday, March 19, 2010

Unlike the world's currencies, gold retains its value

In a speech I recently gave at The Empire Club of Toronto , I referred to gold as the "anti-currency." Gold is not and never has been a currency. Gold is something entirely different and far more valuable. It is money.

"If you're holding paper currency, you have to have some kind of trust that the country that issued it is not just going to print its way out of its problems. That's a real concern right now. Gold, on the other hand, has real intrinsic value, unlike a paper currency which can be debased by its government."

- Sacha Tihanyi, currency strategist, Scotia Capital

Investasi, Proteksi Nilai & Productivity : Kini Ketiganya Bisa Bersinergi…

Thursday, March 18, 2010

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada suatu pilihan dilematis tentang penggunaan dana investasi atau simpanan kita. Misalnya Anda mampu menabung 1 Dinar sebulan untuk biaya sekolah anak-anak Anda. Setelah lima tahun Anda akan memiliki minimal 60 Dinar di tabungan Dinar Anda – yang insyallah cukup untuk membiayai anak Anda masuk perguruan tinggi yang baik sekian tahun yang akan datang.

Namun sebelum dana tersebut digunakan untuk membiayai sekolah anak Anda, Anda juga ingin sekali terjun berwiraswasta dan yakin tentang peluang bisnis yang akan Anda tekuni - hanya modal yang jadi kendala. Dalam situasi demikian, mana yang akan Anda pilih ?. Menggunakan dana tabungan biaya pendidikan anak Anda, dengan risiko ada kemungkinan Anda kesulitan memenuhi biaya pendidikan anak Anda nantinya.

Mengalahkan Inflasi, Insyallah Kita Bisa…

Tuesday, March 16, 2010

Dalam ilmu ekonomi, yang dimaksud dengan inflasi adalah kenaikan harga-harga terhadap barang dan jasa secara umum dalam periode tertentu. Menurut para penganut teori Monetarist, penyebab utama inflasi ini adalah supply uang. Bahkan dalam pandangan Monetarist Economist terkenal Milton Friedman "Inflation is always and everywhere a monetary phenomenon."

Dalam sistem ekonomi barat ada yang berpendapat bahwa inflasi ini ada positifnya karena antara lain berguna untuk mendorong investasi sektor riil. Ketika inflasi tinggi orang cenderung untuk tidak mempertahan assetnya dalam bentuk uang – tetapi dalam bentuk barang, kebutuhan akan barang inilah yang mengangkat produksi dan memutar ekonomi.

Antara Mekanisme Pasar Yang Fitrah & Inflasi Yang Harus Dicegah…

Friday, March 12, 2010

Sudah beberapa hari ini harga emas mengalami penurunan dan puncaknya semalam ketika pasar internasional turun secara significant dari US$ 1,121/Oz ke angka US$ 1,108/Oz. Akibatnya pagi ini harga Dinar kembali turun mendekati angka Rp 1.4 juta lagi. Ini kabar baik bagi kita yang di Indonesia, bahwa uang kita masih bernilai baik – meskipun (mungkin) ini hanya bersifat jangka pendek.

Pada kesempatan ini saya ingin share data harga emas dalam Rupiah yang sudah terkumpul di system kami sejak 14 September 2007. Pada grafik disamping Anda akan lihat pergerakan naik turunnya harga emas harian, yang kurang lebih berimbang antara hari-hari dimana harga emas naik dan hari-hari dimana harga emas turun.

Mungkinkah Harga Emas Akan Turun Terus Menerus Seperti Tahun 1980-an…?

Wednesday, March 10, 2010

Saya pernah menulis tentang Misery Index atau Index Kesengsaraan suatu negara yang diukur dengan empat komponen yaitu Inflasi, Pengangguran, Interest Rate dan GDP. Kali ini saya ingin meng-elaborate salah satu dari unsur yang menyengsarakan rakyat tersebut yaitu inflasi.

Banyak cara untuk mengukur inflasi, namun di negara maju sekalipun data inflasi dari pemerintah sering diragukan oleh rakyatnya. Di Amerika misalnya yang menganggap dirinya paling transparan, data inflasinya dibantah oleh seorang kakek-kakek John Williams dari Shadow Government Statistics.

Belajarlah Emas Walau Sampai Negeri China…

Tuesday, March 9, 2010

Pada dasawarsa pertama kemerdekaan RI, negeri ini pernah memiliki cadangan emas sebesar 248 ton tetapi kemudian cadangan emas ini juga pernah nyaris habis tahun 1971 menjadi tinggal 1.8 ton saja. Ketika Oil Boom tahun 70-an sampai puncaknya 1981, negeri ini alhamdulillah berhasil kembali membangun cadangan emasnya sampai mencapai sekitar 96 ton.

Sayangnya selama seperempat abad kemudian tepatnya sampai 2006, cadangan emas ini tidak berhasil dinaikkan dan bahkan berkurang 24 %-nya pada akhir 2006 sehingga tinggal 73 ton saja. Lihat detilnya di tulisan saya tanggan 28 Desember 2008 dengan judul Emas Dan Kemakmuran Negeri Ini.

Why Buy Gold? The Clarity of the Message Remains Unchanged…

Sunday, March 7, 2010

….and Constant. Be sure. Buy Gold!

Make no mistake, we remain in the grips of a global currency crisis and it is not getting better. The Euro is in danger of further erosion. The British Pound is on shaky ground … and the overprinted and overblown US dollar remains under scrutiny.  So I say again, be in the business of gold and that means – buy gold.

The global audience demanding gold (and silver) continues to grow and my task is to assist in expanding that audience. Tradition and history tell us that over the centuries it is the already wealthy; the titans of industry, conservative bankers, along with the aristocratic Europeans and Asians who keep a significant percentage of their wealth in physical gold. But thanks to the on-going global financial crisis a wider cross section of European and recently, North American investors are flocking to gold and silver. And why should they not, as gold's strength in early 2010 comes on the heels of a bull market that has been increasing over the last decade.  

Investing In Gold: Protection From Runaway Inflation

Saturday, March 6, 2010

Since the feds can't grow their way out of debt…they'll have to try to inflate their way out.

Trouble is, first…central bankers don't have that good a grasp of inflation. They can control the amount of money in the monetary base at the Fed. But they don't really control what happens to it next. For a long time, prices don't necessarily react…because, in a depression, the velocity of money slows down to a crawl. The banks don't lend; the money doesn't get around…and it doesn't feed into consumer prices. Then, all of a sudden, people realize that there dollars are losing value…suddenly, they are eager to send them on their way. Velocity increases - fast. It is as if they had put cash in a particle accelerator. Instead of 6% inflation, the CPI goes to 12%…or 25%…or 100%.

Antara Visi, Mimpi dan Do’a…

Friday, March 5, 2010

Dalam sejarah dunia abad lalu, ada pemimpin dunia yang sangat terkenal akan kekuatan visinya yaitu John F. Kennedy. Di hadapan Konggres Amerika pada tahun 1961 dia mengungkapkan visinya bahwa bangsa Amerika harus bisa mencapai bulan sebelum akhir dekade itu.

Di tengah bangsa Amerika yang lagi limbung sebenarnya visi ini jauh melampaui jamannya. Visi ini muncul ketika bangsa Amerika ragu apakah jalan hidup yang mereka pilih sudah benar, apakah bukannya komunis yang benar karena saat itu komunis lagi menghebohkan dengan keberhasilan Soviet meluncurkan satelit yang mengorbit bumi. Bahkan bangsa Amerika lagi nggumun-nggumun-nya dengan keberhasilan soviet mengirim kosmonot Yuri Gagarin ke antariksa.

Paradox US$, Rupiah & Harga Emas…

Thursday, March 4, 2010

Melalui beberapa tulisan saya sebelumnya, saya sudah mengungkapkan ‘keperkasaan’ uang kertas US$ maupun Rupiah yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Rupiah misalnya saat artikel ini saya tulis berada pada nilai tukar Rp 9,257/US$ ; ini angka yang luar biasa ‘perkasa’ mengingat Rupiah sempat menyentuh angka Rp 12,000/US$ pada puncak krisis akhir 2008.

Logikanya adalah apabila Rupiah lagi perkasa, bukankan barang-barang kebutuhan kita bisa kita beli dengan murah saat ini ?. Ternyata tidak seluruhnya demikian. Untuk barang-barang yang biasa kita beli dari luar seperti komputer, software dlsb.; memang terasa penurunan harga barang-barang ini dalam Rupiah.

Dan IMF-pun Mengajak Meninggalkan US$ …?

Wednesday, March 3, 2010

Ada berita menarik yang bisa Anda baca pada harian Republika yang terbit hari ini (02/03/2010) bahwa IMF menyerukan untuk meninggalkan US$. Berita ini sendiri tentu saja valid karena merujuk pernyataan Dominique Strauss-Kahn, the head of the International Monetary Fund pada jum’at pekan lalu.

Bukannya saya lebih tahu atau lebih pinter dari pimpinan tertinggi IMF tersebut; namun kalau Anda baca tulisan saya hampir 6 bulan lalu dengan judul Tinggalkan Dollar Selagi Sempat, maka Anda akan tahu bahwa seruan atau wacana yang dilontarkan oleh orang nomor 1 di IMF ini adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan dan tidak akan mengejutkan Anda.

Barter Di Ekonomi Modern, Mungkinkah…?

Tuesday, March 2, 2010

Dalam sejarah peradaban manusia; penemuan konsep uang sejak sekitar 5,000 tahun lalu oleh bangsa Mesopotamia (3000 SM) merupakan penemuan yang paling penting untuk mempermudah terjadinya perdagangan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain.

‘Uang’ Shekel yang diperkenalkan zaman itu adalah setara berat 180 butir gandum untuk benda-benda yang dianggap berharga seperti perak, perunggu, tembaga dlsb. Tercatat dalam sejarah 13 Abad kemudian (1760 SM) bahkan uang juga mulai secara resmi masuk dalam system hukum yang dikenal dengan Hukum Hammurabi - karena diperkenalkan oleh Raja ke 6 dari bangsa Babylonia yang bernama Hammurabi.

Build The Family Economic Strength With Dinar, But No Hoarding…!

Monday, March 1, 2010

Looking at this title maybe you are confused, how can we use Dinar or even reserve it but not hoarding? How? What is the limitation? Etc.

Regarding our responsibility to our property, I’ve written it in other article with the topic: “Our Property, Asset or Liability (in the hereafter)”. The point is it is our duty to fulfill the need for ourselves, family, anticipate emergency needs and leave strong children”.

Even Al Quran teaches us how to anticipate an emergency needs in Yusuf 47-48: “He (Yusuf) replied: ‘You will cultivate for seven consecutive years. During these years, you should leave the wheat you reap in the ear, except what may be sufficient for your food. Then, after that period, there will come upon you seven hard years which will eat away all that you had stored except a little which you may have specifically set aside”.

 
 
 
 
Copyleft © 2010 - Dinar Saving